Harga Kambing Buat Aqiqah 2020 (0813-3568-0602)

Harga Kambing Buat Aqiqah 2020 (0813-3568-0602)

Salah satu syarat sah dari pelaksanaan aqiqah adalah hewan yang sesuai dengan syariat Islam. Ketika ada orang tua yang sudah melahirkan sang buah hati maka mereka akan segera mengaqiqahinya untuk menebus status anaknya yang masih tergadai. Hewan kambing selain bisa digunakan sebagai hewan aqiqah, juga bisa digunakan sebagai hewan qurban dan juga tradisi daerah.

Tradisi daerah yang menggunakan hewan kambing yaitu karapan kambing dan juga adu domba. Anda semua pastinya sudah pernah mendengar mengenai kedua tradisi daerah tersebut. Tradisi karapan kambing berasal dari daerah Madura, sedangkan adu domba biasanya banyak diadakan di daerah Jawa Barat. Alasan tersebutlah yang membuat para peternak mendapatkan untung banyak dari penjualan kambingnya.

Kambing yang digunakan untuk aqiqah bisa bermacam-macam mulai dari bobot yang sedikit sampai dengan bobot yang banyak. Ditempat kami menyediakan hewan kambing dengan bobot mulai dari 23kg keatas dengan harga mulai dari Rp.1.900.000. Semua bisa Anda pilih sesuai keinginan Anda. Namun jika Anda ingin melaksanakan aqiqah tanpa harus repot beli dan menyembelih kambing terlebih dahulu, alangkah baiknya Anda langsung memesan masakan aqiqah yang sudah siap saji.

Jadi Anda tak perlu lagi repot untuk menyiapkan semua dari menyembelih kambing hingga memasaknya. Dan kami menyediakan jasa layanan masakan untuk aqiqah dan untuk berbagai macam acara spesial Anda harga mulai Rp.1.200.000 dengan berbagai macam menu masakan yang bisa Anda pilih sesuai selera Anda semua.

 

Hukum Dari Pelaksanaan Aqiqah

Setiap orang tua yang beragama Islam, maka mereka diharuskan mengaqiqahi sang buah hati yang sudah dilahirkan. hal tersebut sesuai salah satu hadist yang menjelaskan mengenai perintah untuk mengaqiqahi sang anak. Dan berikut hadistnya:

“Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya yang disembelih pada hari ke tujuh, dicukur (rambutnya), dan diberi nama.” (HR. Tirmidzi no. 2735, Abu Dawud no. 2527, Ibnu Majah no. 3165. Hadits ini dishahihkan oleh Al-Albani dalam kitab al-Irwa’ no. 1165).

Aqiqah sendiri memiliki hukum yakni sunnah muakad atau sunnah yang harus dilaksanakan bagi setiap orang tua yang beragama Islam dan sudah mempunyai anak. Aqiqah yang paling baik bisa dilaksanakan pada saat sang bayi masih berusia 7 hari, 14 hari ataupun 21 hari. Tetapi apabila diwaktu tersebut sang orang tua bayi kehabisan biaya karena uang telah dipakai untuk biaya persalinan sehingga belum mampu mengaqiqahi sang bayi.

Maka waktu aqiqah bisa dilaksanakan atau ditunda sampai sang orang tua sudah mempunyai biaya sehingga mampu untuk melaksanakan aqiqah untuk sang buah hati tercinta. Dalam agama Islam tidak disebutkan mengenai batas waktu habis mengaqiqahi, jadi kapan saja bisa untuk mengaqiqahi sang anak.

 

Betapa Penting Aqiqah Untuk Anak?

Jika kita membahas seberapa pentingnya aqiqah untuk anak, pasti penting. Sebab aqiqah meruapakan suatu tebusan untuk diri anak yang masih tergadaikan. Hal yang kurang baik jika sang anak belum diaqiqahi oleh orang tuanya dan anak tersebut suatu hari sudah meninggal, maka anak tersebut tidak bisa memberikan syafaat kepada orang tuanya pada hari akhir nanti.

Kita pernah sering sekali menemui bayi yang tiba-tiba menangis tanpa alasan, nah banyak yang bilang jika bayi tersebut sedang diganggu oleh mahkluk halus seperti jin dan setan. Tahukah Bunda bahwa anak atau bayi yang belum bisa berbicara, maka ia akan sering diganggu oleh mahkluk halus tanpa kita ketahui dan kita sadari.

Nah untuk melindungi sang buah hati dari gangguan hal tersebut maka sang buah hati harus kita aqiqahi dengan cara menyembelihkannnya seekor kambing atu domba jika anak Bunda perempuan dan menyembelihkannya dua ekor kambing jika anak Bunda laki-laki. Jadi selagi Ayah dan Bunda masih mempunyai kemampuan untuk mengaqiqahi sang buah hati tercinta, maka segeralah laksanakan demi kebahagiaan dan kebaikan sang buah hati tercinta.

 

Apa Saja Susunan Acara Aqiqah?

Setiap acara aqiqah ataupun acara spesial lainnya susanan acaranya hampir sama, hanya saja yang membedakan mungkin isi dari acara tersebut sehingga biasanya akan ditambah pada susunan acara yang telah dibuat tadinya. Dan susunan acara yang pertama adalah pembukaan yang biasanya akan dibuka oeh sang pembawa acara dengan mengucap kata Bismillah.

Kemudian susunana acara yang kedua yaitu membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan setelah selesai acara ketiga atau acara selanjutnya adalah diisi dengan sambutan yang disampaikan oleh salah satu orang tua anak yang akan diaqiqahi. Dan selanjutnya yaitu baru acara inti dari pelaksanaan aqiqah yaitu pencukuran atau pemotongan rambut yang akan diiringi oleh membacakan sholawat dan juga doa-doa aqiqah.

Dan susunan acara selanjutnya tamu dipersilahkan untuk bersantai sambil menikmati hidangan yang telah diberikan oleh sang pemilik rumah. Setelah itu acara penutup dan yang mengisi acara penutup adalah kyai atau ustadz dengan membacakan doa-doa sebagai tanda acara telah selesai.

Pembagian Daging Aqiqah

Sebelum daging aqiqah dihidangkan dan juga diberikan kepada para tamu, daging tersebut harus dimasak terlebih dahulu agar bis dinikmati oleh semua tamu undangan. Pembagian daging aqiqah sendiri berbeda dengan pembagian daging qurban, dimana daging qurban akan dibagikan dengan keadaan masih mentah dan bellum dimasak.

Dalam membagikan daging aqiqah, sama saja kita berbagi kebahagiaan dengan para tetangga, teman bahkan kerabat terdekat. Selain itu tali persaudaraan kita juga akan tetap terjaga dengan adanya acara aqiqah tersebut. Dengan aqiqah kita juga akan menghidupkan sunnah Rasulullah SAW.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *