1 Ekor Kambing Untuk Berapa Orang

1 Ekor Kambing Untuk Berapa Orang

Sebelum kita melaksanakan ibadah qurban, alangkah baiknya kita juga mengerti terlebih dahulu mengenai syarat dari hewan qurban. Dalam berqurban terdapat beberapa hewan yang bisa digunakan sebagai syarat sah qurban, hewan tersebut diantaranya yaitu sapi untuk qurban 7 orang, unta untuk qurban 7 orang dan kambing atau domba yang hanya bisa untuk qurban 1 orang saja.

Jumlah orang dari hewan qurban tersebut sudah ditentukan dalam ketentuan qurban yang ada pada agama Islam. Dalam berqurban juga tidak diperbolehkan menggunakan hewan betina, jadi berqurban hanya bisa menggunakan hewan jantan saja. Hewan qurban juga tidak boleh memiliki cacat pada tubuhnya atau sedang sakit sekalipun.

Jadi hewan qurban harus benar-benar sehat dan tidak mempunyai penyakit ataupun sedang sakit. Umur dari hewan qurban juga harus sesuai dalam ketentuan agama Islam, yaitu unta minimal 5 tahun, sapi minimal 2 tahun dan kambing atau domba minimal 6 bulan sampai dengan 1 tahun.

Pengertian Dari Ibadah Qurban

Dalam bahasa arab kata qurban bisa di artikan “Qariba” atau dapat dijelaskan yaitu dekat atau mendekatkan. Pengertian qurban sendiri adalah salah satu ibadah sunnah yang bertujuan agar kita semua lebih dekat lagi kepada Allah SWT. Ibadah qurban termasuk ibadah yang memiliki hukum yang sama dengan ibadah aqiqah yaitu sunnah muakad atau sunnah yang mendekati kata wajib.

Jika dijelaskan dengan lengkap qurban merupakan salah satu ibadah sunnah yang dilakukan satu kali saja dalam setahun dengan cara menyembelih atau memotong hewan qurban yakni (unta, sapi, kambing dan domba). Ibadah qurban ini juga meruapakan salah satu ibadah yang dicintai oleh Allah SWT.

Sejarah Mengenai Ibadah Qurban

Membahas mengenai qurban, maka kita semua akan teringat mengenai kisah nabi Ibrahim dan putra kandungnya yaitu nabi Ismail. Dimana pada saat nabi Ibrahim tertidur beliau mendapatkan perintah dari Allah SWT yang isinya bahwa nabi Ibrahim harus menyembelih putra kandungnya sendiri yaitu nabi Ismail as dengan tangannya sendiri.

Setelah berpisah selama kurang lebih 12 tahun dengan putranya, dan nabi Ibrahim harus rela menyembelih putra semata wayangnya ketika putranya sudah berumur 13 tahun. Ketika nabi Ismail masih kecil ia dirawat dan dibesarkan oleh ibunya di Mekkah dan nabi Ibrahim tinggal sendiri di Palestina. Kemudian ketika nabi Ibrahim mendapat mimpi tersebut ia langsung menceritakan kepada nabi Ismail bahwa ia harus menyembelih nabi Ismail atas perintah dari Allah SWT.

Lalu nabi Ismail pun ihklas dan rela dirinya disembelih oleh Ayah kandungnya sendiri sebagai bukti ketaatannya kepada Allah SWT. Dan pada saat hari sembelih telah tiba yang bersamaan dengan hari raya Idul Adha nabi Ibrahim dan nabi ISmail pun berpelukan diamana pelukan tersebut adalah pelukan yang terkahir bagi nabi Ibrahim dan juga nabi Ismail.

Sebelum nabi Ismail disembelih ia meminta agar pakaian yang ia kenakan ditubuhnya sekarang nanti diberikan kepada Ibunya yaitu Siti Hajar. Dan nabi ISmail pun juga meminta kepada Ayahnya jika pada saat proses penyembelihan nanti agar menutup matanya dan mengikat tangan nabi ISmail as. Lalu nabi Ibrahim mulai mengasah pisau atau pedangnya yang akan dibuat untuk menyembelih putranya.

Nabi Ibrahim pun memulai penyembelihannya dengan menyebut nama Allah tetapi pisau yang dipakai nabi Ibrahim untuk menyembelih nabi Ismail terpental terus dan tidak bisa untuk menyembelih. Dan saat itu juga ketika sembelihan yang terakhir tiba-tiba tubuh nabi Ismail digantikan dengan seekor kambing sebagai ganti tubuh nabi Ismail yang akan disembelih.

 

Hikmah Ibadah Qurban

Dari cerita nabi Ibrahim dan nabi ISmail serta sejarah dari ibada qurban diatas dapat disimpulkan bahwa ibadah qurban mengajarkan kita semua untuk selalu taat kepada Allah SWT serta bisa berbuat ihklas dengan berbagai unjian yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Dimana firman Allah SWT yang berbunyi bahwa perintah Allah adalah ujian keimanan untuk Ibrahim dan Ismail. Dan Allah lalu mengirimkan seekor kambing untuk disembelih sebagai penggantu nabi Ismail yang tidak bisa disembelih dengan pisau atau pedang yang ada ditangan nabi Ibrahim.

“Dan kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” (surat Ash-Shaffat ayat 107). Isi dari terjemahan diatas bisa diartikan sebagai ibadah aqiqah yang mempunyai arti bahwa aqiqah adalah tebusan bagi anak yang sudah lahir kedunia dengan cara menyebelihkannya kambing sebagai tebusannya.

Selain itu, ibadah qurban juga mengajarkan kita semua untuk selalu berbuat kebaikan kepada siap saja, khususnya dalam hal saling berbagi yang ada pada pembagian daging qurban. Jadi untuk Anda semua selagi Anda masih mampu untuk melaksanakan qurban ataupun aqiqah, maka segera tunaikanlah.

Kambing Untuk Aqiqah Dan Qurban

Kambing juga salah satu hewan yang bisa digunakan untuk ibadah aqiqah ataupun ibadah qurban. Dalam berqurban kambing hanya bisa digunakan untuk satu nama orang pequrban saja, sedangkan sapi dan unta bisa digunakan sampai tujuh nama orang. Namun kambing yang digunakan untuk aqiqah dan qurban haruslah sesuai dengan syariat Islam.

Yaitu kambing harus sehat, cukup umur dan tidak mempunyai kecacatan fisik. Dan untuk Anda yang akan melaksanakan aqiqah namun tidak mau repot untuk beli dan menyembelih kambing sendiri, maka Anda bisa menghubungi kami di (0813-3568-0602). Kami akan membantu pelaksanaan aqiqah Anda tanpa Anda repot dan bingung lagi.

Layanan Aqiqah ditempat kami menyediakan masakan siap saji dan siap santap yang nantinya akan siap dikirim ke alamat Anda semua dengan tepat waktu sebagaimanana amanah yang Anda berikan kepada kita semua. Aqiqah dan qurban sangatlah penting bagi kita semua dan kedua ibadah tersebut merupakan ibadah yang dianjurkan oleh Allah SWT untuk kita laksanakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *